MQ Hidayat: Inih Duniya Saia Bunk!

Ucapan Idul Fitri yang Dicontohkan Rasulullah saw

Bagi kaum Muslim, beberapa hari lagi akan menemukan kembali fitrah-nya. Kemenangan terbesar akan segera diraihnya. Idul Fitri sudah ada di depan “mata” angan-angan kita. Sebagian besar saudara kita sudah berbondong-bondong dalam rangka merayakan Idul Fitri bersama keluarga besarnya.

Namun, sudahkah kita mengetahui kalimat apa yang harus kita ucapkan ke sesama muslim lainnya di kala waktu kemenangan tiba? Apakah memang, “minal ‘aidin wal faizin” sebagaimana yang sering kita dengar? Ataukah justru bukan itu yang harus kita ucapkan?

Sebuah peringatan pernah saia dapatkan saat Ramadhan beberapa tahun yang lalu, saat buka puasa bersama di rumah salah satu dosen. Saat itu, si shohibul bait menyampaikan keberatannya jika nanti saat lebaran ada yang menyampaikan minal ‘aidin wal faizin. Alasannya sederhana, “karena ini tidak pernah dicontohkan oleh Rasul saw”.

Oke, ini yang saya pernah tahu.

Rasul saw. di saat Idul Fitri tiba biasanya mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para sahabat. Kalimat ini merupakan sebuah doa yang berarti semoga Allah menerima aku dan kalian. Bisa dipahami bahwa, ini merupakan doa atas amalan-amalan sholeh yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan.

Beberapa hari lalu, saya mendengar statement salah satu ustadzah di radio. Ustadzah tersebut tidak mengartikan bahwa fitrah di Idul Fitri itu laksana bayi yang baru lahir, tapi lebih dari itu. Fitrah manusia yang kembali di sini adalah fitrah berupa taqwa. Ya, ini sebagaimana disebutkan dalam dalil perintah untuk berpuasa Ramadhan. Dan juga hubungannya dengan dalil lain saat manusia akan dilahirkan, yang mengakui ke-Tuhan-an Allah.

Kembali ke ucapan lebaran. Ada beberapa sahabat yang menambahkan ucapan tersebut dengan kalimat shiyamana wa shiyamakum. Kalimat ini, artinya puasaku dan puasa kalian. Dan penambahan kalimat ini, juga merupakan doa atas ibadah di bulan Ramadhan.

Jadi itulah, ucapan yang biasa diucapkan Rasulullah saw. saat Idul Fitri. Juga kalimat tambahan yang diberikan oleh sahabat. Lalu, bagaimana dengan minal ‘aidin wal faizin? Kalimat ini tidak pernah dicontohkan.

Kalimat minal ‘aidin wal faizin ini berarti semoga kita termasuk golongan yang kembali dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan. Entah dari mana asal-usul kalimat ini. Dan biasanya, kalimat ini diikuti dengan mohon maaf lahir dan batin. Jadinya, lengkap sudah persepsi kesalahan yang ada. Jika keduanya digabung, seolah-oleh minal ‘aidin wal faizin itu mohon maaf lahir dan batin.

Selamat Idul Fitri 1430 H

Image by rumahislam.blogspot.com

Itu saja yang bisa saia bagi di akhir Ramadhan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Tak lupa pula saia mengucapakan “Taqabbalallahu minna wa minkum, selamat Idul Fitri 1430 H“. Semoga fitrah manusia kembali dapat kita raih.

Wallahu a’lam.

ucapan halal bihalal

12 Comments

(Required)
(Required, will not be published)

CommentLuv Enabled
← Home   Top ↑