Bagi kaum Muslim, beberapa hari lagi akan menemukan kembali fitrah-nya. Kemenangan terbesar akan segera diraihnya. Idul Fitri sudah ada di depan “mata” angan-angan kita. Sebagian besar saudara kita sudah berbondong-bondong dalam rangka merayakan Idul Fitri bersama keluarga besarnya.
Namun, sudahkah kita mengetahui kalimat apa yang harus kita ucapkan ke sesama muslim lainnya di kala waktu kemenangan tiba? Apakah memang, “minal ‘aidin wal faizin” sebagaimana yang sering kita dengar? Ataukah justru bukan itu yang harus kita ucapkan?
Sebuah peringatan pernah saia dapatkan saat Ramadhan beberapa tahun yang lalu, saat buka puasa bersama di rumah salah satu dosen. Saat itu, si shohibul bait menyampaikan keberatannya jika nanti saat lebaran ada yang menyampaikan minal ‘aidin wal faizin. Alasannya sederhana, “karena ini tidak pernah dicontohkan oleh Rasul saw”.
Oke, ini yang saya pernah tahu.
Rasul saw. di saat Idul Fitri tiba biasanya mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para sahabat. Kalimat ini merupakan sebuah doa yang berarti semoga Allah menerima aku dan kalian. Bisa dipahami bahwa, ini merupakan doa atas amalan-amalan sholeh yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan.
Beberapa hari lalu, saya mendengar statement salah satu ustadzah di radio. Ustadzah tersebut tidak mengartikan bahwa fitrah di Idul Fitri itu laksana bayi yang baru lahir, tapi lebih dari itu. Fitrah manusia yang kembali di sini adalah fitrah berupa taqwa. Ya, ini sebagaimana disebutkan dalam dalil perintah untuk berpuasa Ramadhan. Dan juga hubungannya dengan dalil lain saat manusia akan dilahirkan, yang mengakui ke-Tuhan-an Allah.
Kembali ke ucapan lebaran. Ada beberapa sahabat yang menambahkan ucapan tersebut dengan kalimat shiyamana wa shiyamakum. Kalimat ini, artinya puasaku dan puasa kalian. Dan penambahan kalimat ini, juga merupakan doa atas ibadah di bulan Ramadhan.
Jadi itulah, ucapan yang biasa diucapkan Rasulullah saw. saat Idul Fitri. Juga kalimat tambahan yang diberikan oleh sahabat. Lalu, bagaimana dengan minal ‘aidin wal faizin? Kalimat ini tidak pernah dicontohkan.
Kalimat minal ‘aidin wal faizin ini berarti semoga kita termasuk golongan yang kembali dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan. Entah dari mana asal-usul kalimat ini. Dan biasanya, kalimat ini diikuti dengan mohon maaf lahir dan batin. Jadinya, lengkap sudah persepsi kesalahan yang ada. Jika keduanya digabung, seolah-oleh minal ‘aidin wal faizin itu mohon maaf lahir dan batin.

Image by rumahislam.blogspot.com
Itu saja yang bisa saia bagi di akhir Ramadhan ini, mudah-mudahan bermanfaat. Tak lupa pula saia mengucapakan “Taqabbalallahu minna wa minkum, selamat Idul Fitri 1430 H“. Semoga fitrah manusia kembali dapat kita raih.
Wallahu a’lam.
Taqabbalallahu minna wa minkum itu artinya Selamat Idul Fitri 1430 H ya?
Btw, aku kok ndak setuju pendapat dosen sampeyan yang menaqiskan Minal Aidin wal Faizin hanya karna tidak dicontohkan Rasul. Jaman Nabi dulu, juga ndak ada Mohon Maaf Lahir Batin lo. :p
Apalagi HP buat SMS, apalagi dosen. Doh.
Kumpulan SMS ucapan Idul Fitri => http://toserblog.co.cc/berbagi/kumpulan-sms-ucapan-lebaran-idul-fitri-1430-h.html
ned idul fitri bos, mohon maaf lahir dan batin kalo saia ada salah mohon di maafkan bos….
antonfkip´s last blog ..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Seperti kasus Halal bihalal,
Tidak ada dlm kamus Rasulullah,
Apalagi dlm Alquran
Mungkin yg mnjd dasar,
‘Doa yg baik’ lebih utama drpd ‘tidak brdoa’,
Apalagi dibanding ‘doa yg jelek’ (nyumpahin jelek).
Wallahu’alam bissawab,.
Met idul fitri, 0-0 ya
Sebelumnya, saia mohon maaf. Ini bukan untuk justifikasi ya pren?
Saia hanya ungkap apa yang pernah saia temui.
Memang kalo kita berkiblat 100% trhadap tindak-tanduk Panutan kita, spertinya gak mungkin. So, kedewasaan kita membedakan antara yg bisa diambil dan diperbaiki menjadi kunci.
Untuk smuanya, skali lagi Mohon maaf lahir batin. Smoga kita bisa bener2 suci kembali.
wget idulfitri.deb | sudo dpkg -i idulfitri.deb | sudo aptitude update | sudo aptitude safe-upgrade | sudo /etc/init.d/minal-aidzin-wal-faidzin start
met lebaran bro
mohon maaf lahir dan batin
met idul fitri, mohon maaf lahir dan batin
Taqabbalallahu minna wa minkum,,
Selamat Idul Fitri 1430 H, Mas…
Mohon maaf lahir dan batin
Semoga Allah menerima amal ibadah mu ibadahku
Subhanallah, tak terasa sekarang sudah hampir Idul fitri lagi.. mari kita manfaatkan sisa romadhon yang ada untuk maksimal dalam beribadah, semoga kita mendapat kemuliaan lailatul qodr. amin
kalo aku pernah dengar ky gini (kurang lebih ya, coz dah lama bgt)
Ketika Nabi Muhammad SAW telah tiada ummah disuruh mengikuti/melihat para Sahabat dalam beribadah, ketika para sahabat telah tiada Ummah mengikuti lewat Tabi’in, begitupula ketika para Tabi’in tiada kita mengikuti pedoman ibadah lewat para Ulama’….
nah apakah dosen sampeyan termasuk ULAMA’????
masalahnya untuk mengerti kandungan Al-Qur’an dan hadits kita butuh media Bro…. (mungkin butuh Peng Kiyasan (qiyas) dan kajian dari beberapa Ulama’)….
terlepas dari itu saya mohon maaf lahir dan batin loh kalo ada salah2 kata….